Tarot versi Gilded
maka blog ini diberi judul tarot & art. The Gilded Tarot is a digitally drawn and visually sumptous Rider-Waite style tarot from the talented Ciro Marchetti. The 78 card deck is available from Llewellyn as well as in a handmade edition.
Rider-Waite Tarot
The Rider-Waite Tarot is a classic Tarot deck, perhaps the most well-known in the Western world. It is often called the first modern Tarot deck, as the cards drawn by Pamela Colman-Smith and commissioned by Waite were the first to use detailed pictures on the minor arcana cards
A Night Watch
Rembrandt van Rijn
Seni Meracik minuman keras
Para Bartender wanita sedang beradu keahlian meramu koktail
Di Lorong Ku Menatap
Yang ini jelas foto profil saya to
Thursday, March 15, 2012
Sebuah Cinta Sejati
Pagi ini saya terbangun bunyi alarm ponsel dengan pilihan lagu yang baru saya ganti semalam,
Koil Mil Gaya.
Lagu India soundtrack film Kuch Kuch Hotta Hai.
Sambil menggeliat di tempat tidur, saya nikmati lagu itu sampai selesai.
Pikiran saya melayang mengingat kisah film tersebut yang saya tonton dua belas tahun lalu dan sempat menguras air mata saya.
Kajol begitu mencintai Sarukh. Tapi ternyata Sarukh memilih menikah dengan Rani.
Sekian tahun berikutnya Rani meninggal dan meninggalkan wasiat agar Sarukh menikah dengan Kajol,
cinta sejatinya.
Seperti biasa, film India, selalu dihiasi dengan lagu dan tarian dan happy ending, Kajol akhirnya menikah dengan Sarukh.
Bagi Anda yang sudah menikah, jujur pasti pernah punya cinta sejati,
kasih yang tak sampai,
begitu cintanya Anda sehingga tidak bisa melupakannya,
tapi dengan alasan tertentu memilih menikah dengan pasangan sekarang.
Mungkin di benak Anda ada satu harapan, suatu saat kalian akan bersatu,
dengan kata-kata hiburan, jodoh tidak akan kemana.
Percayalah, harapan ini akan terus menyiksa Anda.
Dalam relung hati Anda ada beberapa kamar.
Satu kamar utama khusus hanya untuk pasangan resmi Anda.
Jangan biarkan orang lain masuk dan mengacak-acaknya.
Tapi sediakan satu kamar khusus dalam hati untuk cinta sejati Anda.
Cinta sejati tak harus memiliki.
Cinta sejati tak harus menikahi.
Cinta sejati tak harus menganggu rumah tangga.
Tapi cinta sejati boleh hidup abadi dalam kenangan indah Anda,
yang bisa membuat Anda tersenyum dan menangis haru bila mengingatnya,
yang bisa membuat Anda melupakan derita dan tetap bersemangat menjalani hidup,
yang bisa membuat Anda bangga bahwa Anda pernah memiliki .....sebuah cinta sejati....
(LBP)
Salam anget
Koil Mil Gaya.
Lagu India soundtrack film Kuch Kuch Hotta Hai.
Sambil menggeliat di tempat tidur, saya nikmati lagu itu sampai selesai.
Pikiran saya melayang mengingat kisah film tersebut yang saya tonton dua belas tahun lalu dan sempat menguras air mata saya.
Kajol begitu mencintai Sarukh. Tapi ternyata Sarukh memilih menikah dengan Rani.
Sekian tahun berikutnya Rani meninggal dan meninggalkan wasiat agar Sarukh menikah dengan Kajol,
cinta sejatinya.
Seperti biasa, film India, selalu dihiasi dengan lagu dan tarian dan happy ending, Kajol akhirnya menikah dengan Sarukh.
Bagi Anda yang sudah menikah, jujur pasti pernah punya cinta sejati,
kasih yang tak sampai,
begitu cintanya Anda sehingga tidak bisa melupakannya,
tapi dengan alasan tertentu memilih menikah dengan pasangan sekarang.
Mungkin di benak Anda ada satu harapan, suatu saat kalian akan bersatu,
dengan kata-kata hiburan, jodoh tidak akan kemana.
Percayalah, harapan ini akan terus menyiksa Anda.
Dalam relung hati Anda ada beberapa kamar.
Satu kamar utama khusus hanya untuk pasangan resmi Anda.
Jangan biarkan orang lain masuk dan mengacak-acaknya.
Tapi sediakan satu kamar khusus dalam hati untuk cinta sejati Anda.
Cinta sejati tak harus memiliki.
Cinta sejati tak harus menikahi.
Cinta sejati tak harus menganggu rumah tangga.
Tapi cinta sejati boleh hidup abadi dalam kenangan indah Anda,
yang bisa membuat Anda tersenyum dan menangis haru bila mengingatnya,
yang bisa membuat Anda melupakan derita dan tetap bersemangat menjalani hidup,
yang bisa membuat Anda bangga bahwa Anda pernah memiliki .....sebuah cinta sejati....
(LBP)
Salam anget
Wednesday, March 14, 2012
"Itu Bukan Salah Saya...!!!"
Bila seorang bawahan melakukan kesalahan, maka alibinya adalah,
"Kan saya cuma melakukan perintah atasan.."
Begitu pula dengan suatu kinerja yang buruk, seorang atasan berdalih,
"Ini karena saya mempunyai anak buah yang buruk maka hasilnya pun buruk.
Seorang pemerkosa ditangkap dan diinterogasi, jawabnya,
"Salah si perempuan pak pake baju seksi, makanya saya nafsu.
Tiga jawaban orang saat "dihakimi" dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Saat itu saya bertemu orang yang salah
2. Saya berada di tempat yang salah
3. Saya berada di waktu yang salah
Selalu mencari kambing hitam atas kesalahan yang dilakukan diri sendiri.
Selalu mencari aman dan cuci tangan terhadap masalah yang terjadi.
Selama itu pula jiwa pengecut akan selalu ada dalam diri.
Beranikah Anda berkata :
"Iya ini salah saya. Maafkan saya. Saya terima resiko dan akan memperbaikinya."
pada setiap kesalahan yang terjadi?
Beranikah Anda menjadi seorang pemimpin sejati yang bertanggung jawab atas perbuatan buruk yang dilakukan bawahan Anda?
(LBP)
Salam anget
"Kan saya cuma melakukan perintah atasan.."
Begitu pula dengan suatu kinerja yang buruk, seorang atasan berdalih,
"Ini karena saya mempunyai anak buah yang buruk maka hasilnya pun buruk.
Seorang pemerkosa ditangkap dan diinterogasi, jawabnya,
"Salah si perempuan pak pake baju seksi, makanya saya nafsu.
Tiga jawaban orang saat "dihakimi" dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Saat itu saya bertemu orang yang salah
2. Saya berada di tempat yang salah
3. Saya berada di waktu yang salah
Selalu mencari kambing hitam atas kesalahan yang dilakukan diri sendiri.
Selalu mencari aman dan cuci tangan terhadap masalah yang terjadi.
Selama itu pula jiwa pengecut akan selalu ada dalam diri.
Beranikah Anda berkata :
"Iya ini salah saya. Maafkan saya. Saya terima resiko dan akan memperbaikinya."
pada setiap kesalahan yang terjadi?
Beranikah Anda menjadi seorang pemimpin sejati yang bertanggung jawab atas perbuatan buruk yang dilakukan bawahan Anda?
(LBP)
Salam anget
Tuesday, March 13, 2012
Minum Wine dan Tipsnya
Saat berwisata kuliner, kadang restoran mewah menjadi salah satu tempat yang dituju. Entah karena memang diundang makan di sebuah restoran mewah ataupun Anda ingin mencoba sendiri.
Nah, wine menjadi pilihan minuman saat menyantap hidangan di restoran mewah ataupun restoran berkonsep fine dining.
Tips berikut cocok jika menyesap wine menjadi pengalaman pertama kali bagi Anda.
Jenis wine. Wine merupakan minuman beralkohol yang dibuat dari sari anggur jenis Vitis vinifera yang biasanya hanya tumbuh di area 30 hingga 50 derajat lintang utara dan selatan. Umumnya, orang mengenal dua jenis wine yaitu red wine (anggur merah) dan white wine (anggur putih).
Nyatanya, jenis wine bermacam-macam, mulai dari red, white, rose, sweet, fortified, dan sparkling. Rose wine kadang disebut juga sebagai pink wine. Sementara sparkling wine mengandung gelembung, misalnya champagne. Dari warna saja seseorang dapat mengetahui jenis wine maupun jenis anggurnya.
Jenis anggur. Jenis anggur untuk red wine terdiri dari Cabernet Sauvignon, Shiraz atau Syrah, Merlot, dan Pinot Noir. Pinot Noir sendiri memiliki aneka jenis seperti Cabernet Franc, Barbera, Dolcetto, Gamay, dan lain-lain.
Sementara untuk jenis anggur white wine antara lain Chardonnay, Riesling, Sauvignon Blanc, Chenin Blanc, dan Semillon. Semillon juga memiliki beberapa jenis seperti Gewürztraminer, Muscat, Viognier, Gruner Veltliner, Pinot Blanc, dan lain-lain.
Wine mahal berarti wine enak? Hal ini merupakan anggapan salah. Sebab, wine berhubungan dengan selera. Wine sangat tergantung dari lidah, pengalaman, dan preferensi seseorang. “Belum tentu botol seharga 30 juta bisa kita nikmati,” .
Wine adalah menikmati kekompleksitasan rasa dan aromanya. Hal itu berarti adanya keseimbangan antara asam, sepet, pahit, manis, sampai asin. Wine yang baik adalah wine yang seimbang dan mengalami proses pendewasaan. Makin kompleks rasa suatu wine, maka harganya pun semakin mahal.
Menilai wine. Wine dapat dilihat atau dinilai dari warna, aroma, kompleksitas, keseimbangan (balance), dan after taste. Kualitas wine yang menurun dapat dinilai dari perubahan warnanya. Hal yang sama berlaku pula dari aroma dan kompleksitas serta keseimbangan rasa. Sementara after taste merupakan cita rasa yang tertinggal setelah cairan wine diteguk.
Kelompok produsen wine. Sesuai peta produsen wine, wine dibagi menjadi dua kelompok produsen yaitu old wine country dan new wine country. Old wine country merupakan pemain-pemain lama seperti negara Perancis, Italia, Spanyol, Polandia.
Sedangkan new wine country seperti negara Afrika Selatan, California, Kanada, dan Australia. Para pemain baru ini sebenarnya berasal dari pemain-pemain lama. Tiga puluh tahun yang lalu para pemain lama berimigrasi ke negara-negara baru tersebut dan melakukan penyilangan antara bibit anggur dari negara-negara lama dan anggur di negara baru. Sehingga rasa wine menjadi begitu kaya.
Ada pula tropical wine atau wine berasal dari negara-negara tropis. Rasa tropical wine tidak terlalu kompleks. Cenderung kuat di aroma dan lemah di after taste. Negara-negara yang masuk dalam tropical wine adalah Thailand, India, dan Indonesia.
Wine untuk pemula. Sebaiknya mulailah dengan mencoba wine aromatik dan manis. Pilih wine yang ringan dan tidak pekat. Hindari langsung mencoba red wine dengan vintage (usia produksi) yang tua dan pekat. Misalnya untuk white wine, cobalah wine jenis muscat. Untuk red wine bisa mencoba Pinot Noir jenis Dolcetto. Atau, coba saja blend (gabungan) antara Shiraz dan Pinot Noir jenis Dolcetto yang agak manis.
Anda bisa juga mencoba tropical wine. Pilih tropical wine yang manis seperti muscat. Wine jenis ini tidak memiliki kompleksitas rasa yang tinggi. Rasa buah tropis yang dominan namun asam. Aroma buahnya cukup intensif tetapi cenderung hilang saat diminum.
Keuntungannya, jenis wine ini cocok dipadukan dengan makanan Indonesia yang cenderung berempah dan pedas. Memadukan kuliner Indonesia dengan wine tropis sangat mudah, karena wine tropis tidak memiliki after taste yang kuat.
Memilih wine yang cocok untuk makanan. Ada beberapa trik untuk memadukan wine dengan makanan yang akan disantap. Anda bisa saja meminta rekomendasi dari sommelier (ahli wine). Tak perlu malu untuk mengakui bahwa Anda tidak terbiasa meminum wine, sehingga sommelier dapat mencarikan wine yang cocok untuk Anda.
Menurut Eddy, rumus lama dalam memasangkan wine dengan makanan adalah “white goes with white and red goes with red”. Hal ini berarti white wine cocok dengan daging putih, sementara red wine cocok dengan daging merah.
Misalnya untuk steak sapi cocok dengan red wine jenis Shiraz dan Merlot. Sedangkan seafood seperti ikan cocok dengan white wine jenis Chardonnay dan Semillon. Ikan juga cocok dengan Pinot Noir. Sebab, Pinot Noir encer dan kompleksitas rasanya yang elegan, sehingga cocok dengan ikan yang halus dan cenderung terasa polos.
Sedangkan untuk ayam bisa dipadukan dengan white wine jenis Chardonnay dan Sauvignon Blanc. Namun, perlu diingat pemilihan wine bisa berubah tergantung teknik pengolahan maupun saus yang digunakan untuk ayam. Misalnya ayam goreng cocok dengan red wine jenis Shiraz dan Merlot.
Gelas wine. Gelas wine yang baik didesain sedemikian rupa untuk sehingga membuat aroma wine terjebak. Red wine jenis full bodied yang pekat, sebaiknya disajikan pada temperatur 17 derajat celcius. Semakin bidang gelas wine yang dipakai, semakin mudah beradaptasi dengan temparatur. Temperatur ini mempengaruhi dari rasa dan aroma wine, sehingga sebaiknya memakai gelas wine yang tidak terlalu lebar.
Memegang gelas wine. Peganglah gelas wine pada tangkainya. Jika Anda perhatikan, gelas wine memiliki tangkai yang panjang dengan wadah membulat seperti telur. Ada alasan mengapa Anda harus memegang gelas wine pada tangkainya.
Hal ini agar menjaga temperatur dari wine di dalam gelas. Jika Anda memegang langsung pada wadah gelas, suhu tubuh yang disalurkan melalui tangan dapat mengubah temperatur wine.
Putar-putar wine. Setelah wine dituang, lakukan aerasi atau proses memutar wine. Pegang gelas wine ditangkai lalu putar-putar. Jangan takut tumpah, karena gelas wine yang baik akan menahan wine agar tidak keluar dari gelas.
Jika Anda belum terbiasa, letakkan gelas di meja. Lalu usap-usapkan dasar gelas ke meja dengan gerakan melingkar, sampai membuat wine ikut berputar. Aerasi penting untuk melepas aroma yang terjebak di dalam wine. Tak percaya, bandingkan saja aroma wine yang tidak melalui proses airasi dengan wine yang sudah diputar.
Proses aerasi bertujuan untuk memasukkan udara ke molekul cairan wine. Ketika udara masuk, aroma wine yang sebenarnya akan dilepaskan. Lakukan aerasi baik pada red wine maupun white wine.
Saat wine berada di dalam botol, wine berfermentasi lanjutan. Walau fermentasi dalam intensitas rendah karena hanya menerima udara yang terjebak di leher botol. Ketika crocs (tutup botol wine) terbuka dan udara bebas masuk ke dalam botol, wine seakan mulai bernafas.
“Biarkan wine bersentuhan dengan oksigen supaya aroma dan cita rasa dia ‘bangun’,” tutur Eddy.
Nikmati warnanya. Lakukan tilt atau memiringkan gelas wine untuk dapat mengamati warna dari wine. Sebaiknya arahkan ke cahaya atau di latar belakang taplak putih untuk dapat melihat kepekatan warna wine.
Mengamati warna red wine yang merah ke jingga atau merah ke ungu, adalah bagian dari menikmati wine. Sama juga dengan white wine, amati pula warnanya. Warna white wine yang cenderung kekuningan.
Cium aromanya. Sama seperti warna, menikmati wine berarti termasuk menikmati aromanya. Oleh karena itu, setelah proses aerasi, ciumlah aroma wine yang semerbak. Jika berkesempatan mencoba beberapa wine dalam satu waktu, bandingkan aroma setiap wine.
Sensasi aroma white wine maupun red wine pun sangat berbeda. Dari aroma ini, Anda bisa mengetahui apakah wine sudah mengalami fermentasi yang lama atau tidak. Sehingga Anda bisa mengenali apakah wine masih berkualitas baik atau tidak. Misalnya aroma alkohol yang tercium begitu kuat, maka kualitas wine sudah menurun.
Meminum wine. Jangan meminumnya sekali teguk. Sesap sedikit wine lalu bawa cairan ke atas dan bawah lidah. Kemudian tarik sedikit udara dari mulut agar terjadi bubble (gelembung) di bawah lidah. Jadi lakukan seperti menyeruput cairan dan bawa menyebar ke seluruh lidah agar membangkitkan indra perasa lidah.
Bagikan secara merata di lidah untuk mendapatkan konsentrasi penuh dari semua cita rasa wine, mulai dari rasa manis, asam, hingga pahit. Kemudian tahan sebentar di kerongkongan untuk mendapatkan sensasi after taste dari wine.
Minum sendiri atau ramai-ramai? Botol wine yang sudah dibuka dapat kembali ditutup dan dimasukkan ke dalam kulkas untuk menjaga rasa dan aromanya. Namun wine tersebut hanya bisa dinikmati maksimal 3 hari.
Apalagi jika wine dalam botol tersebut tersisa sedikit, maka wine akan semakin cepat berfermentasi. Sebaiknya, jangan sisakan wine di dalam botol. Oleh karena itu, disarankan menikmati wine secara beramai-ramai.
Manfaat wine. Eddy menuturkan beberapa manfaat dari wine. Antara lain meningkatkan daya ingat, membangun kekebalan tubuh dan tulang lebih baik, meningkatkan Kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL), dan mengurangi pembentukan gumpalan darah dan radang pembuluh darah.
Selain itu, antioksidan reseveratrol dalam wine mampu menghambat pertumbuhan sel kanker hati dan mengurangi risiko kanker ovarian. Sedangkan kandungan Fenolat dalam wine dapat mengurangi resiko penyakit jantung, serta untuk para pria dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat dan sebagai anti aging.
Pantangan minum wine. Walau memiliki sisi manfaat, ada pula pantangan bagi seseorang untuk minum wine. Wanita hamil tidak dianjurkan untuk minum wine. Begitu pula penderita sakit liver, diabetes, alergi, dan asma. Jika Anda sedang mengonsumsi antibiotik, maka disarankan untuk tidak minum wine.
Sunday, March 11, 2012
BBM Naik....Saya Cemas...
"Saya cemas dengan isu kenaikan BBM ini. Harga akan naik, Hidup makin lama makin berat"
Yang naik biarlah naik.
Kalau BBM naik tanpa Anda ikuti aksi nyata, yang terjadi adalah kecemasan dan ketidaknikmatan.
BBM naik, berarti harga juga naik.
Harga naik, berarti pengeluaran pun bertambah.
Pengeluaran bertambah harus diikuti dengan pemasukan yang bertambah pula.
Pandang ini secara positif : kenaikan BBM berarti memacu Anda untuk bekerja lebih keras lagi, lebih smart lagi, lebih kreatif lagi untuk terus meningkatkan penghasilan.
Jangan hanya bisa nrimo.
Biarkan BBM naik terus, biarkan pengeluaran Anda bertambah.
Tapi iringi dengan kinerja dan penghasilan Anda yang semakin baik.
Lakukan ini seperti saat Anda berlari dikerjar anjing.
Tidak mungkin berjalan seperti biasa.
Anda harus berlari, semakin kencang, semakin kuat.
Hidup itu perjuangan, perjuangan mencapai suatu tujuan yang Anda inginkan.
Anda harus berlari, semakin kencang, semakin kuat dalam mencapainya.
Tak ada kata istirahat. Karena istirahat dalam hidup artinya mati.
(LBP)
Salam anget.
Yang naik biarlah naik.
Kalau BBM naik tanpa Anda ikuti aksi nyata, yang terjadi adalah kecemasan dan ketidaknikmatan.
BBM naik, berarti harga juga naik.
Harga naik, berarti pengeluaran pun bertambah.
Pengeluaran bertambah harus diikuti dengan pemasukan yang bertambah pula.
Pandang ini secara positif : kenaikan BBM berarti memacu Anda untuk bekerja lebih keras lagi, lebih smart lagi, lebih kreatif lagi untuk terus meningkatkan penghasilan.
Jangan hanya bisa nrimo.
Biarkan BBM naik terus, biarkan pengeluaran Anda bertambah.
Tapi iringi dengan kinerja dan penghasilan Anda yang semakin baik.
Lakukan ini seperti saat Anda berlari dikerjar anjing.
Tidak mungkin berjalan seperti biasa.
Anda harus berlari, semakin kencang, semakin kuat.
Hidup itu perjuangan, perjuangan mencapai suatu tujuan yang Anda inginkan.
Anda harus berlari, semakin kencang, semakin kuat dalam mencapainya.
Tak ada kata istirahat. Karena istirahat dalam hidup artinya mati.
(LBP)
Salam anget.
Wednesday, March 7, 2012
Saya Mencintai Pekerjaan Saya
Saya selalu bangun pagi. Pukul enam setiap hari.
Kemudian dilanjutkan membeli nasi uduk untuk sarapan tak jauh dari rumah.
Ibu paruh baya itu selalu rajin berjualan tiap pagi.
Dagangannya selalu ramai.
Kalau soal rasa, sama saja dengan nasi uduk lain.
Yang membedakannya adalah ia selalu tersenyum penuh canda melayani pembelinya.
Beda lagi ketika saya di Bandung. Tidak ada nasi uduk pagi, yang ada nasi kuning.
Penjual nasi kuning di dekat rumah kawan, tempat saya menginap, sepi pembeli.
Ibu penjualnya suka melamun dan melayani pembeli dengan muka cemberut.
Wajar saja, saya pikir, bila dagangannya sepi.
Bila dibandingkan antara ibu nasi uduk dan ibu nasi kuning, apa pendapat Anda,
mengapa mereka melayani pembeli dengan cara berbeda?
Jawaban singkat Anda, mungkin sudah bawaan sifat orangnya seperti itu.
Tapi saya melihatnya berbeda.
Ibu nasi uduk menyukai dan menikmati pekerjaannya. Itu terlihat dari raut mukanya yang selalu berseri, bersemangat melayani pembeli.
Hal tersebut tidak saya temui pada ibu nasi kuning.
Saat Anda mencintai pekerjaan Anda,
saat Anda menjadikan pekerjaan sebagai "hobi",
maka penghasilan besar atau kecil,
lelah atau tidak,
pegawai atau wiraswasta,
tidak akan menjadi masalah.
Anda akan selalu menikmatinya.
Pekerjaan paling enak di dunia ini adalah pekerjaan yang dinikmati sebagai hobi.
Cintailah pekerjaan Anda, lakukanlah seperti Anda sedang "bermain" untuk kesenangan.
Dan rasakan, Anda akan rindu untuk terus bekerja setiap hari. (LBP)
Salam anget
Kemudian dilanjutkan membeli nasi uduk untuk sarapan tak jauh dari rumah.
Ibu paruh baya itu selalu rajin berjualan tiap pagi.
Dagangannya selalu ramai.
Kalau soal rasa, sama saja dengan nasi uduk lain.
Yang membedakannya adalah ia selalu tersenyum penuh canda melayani pembelinya.
Beda lagi ketika saya di Bandung. Tidak ada nasi uduk pagi, yang ada nasi kuning.
Penjual nasi kuning di dekat rumah kawan, tempat saya menginap, sepi pembeli.
Ibu penjualnya suka melamun dan melayani pembeli dengan muka cemberut.
Wajar saja, saya pikir, bila dagangannya sepi.
Bila dibandingkan antara ibu nasi uduk dan ibu nasi kuning, apa pendapat Anda,
mengapa mereka melayani pembeli dengan cara berbeda?
Jawaban singkat Anda, mungkin sudah bawaan sifat orangnya seperti itu.
Tapi saya melihatnya berbeda.
Ibu nasi uduk menyukai dan menikmati pekerjaannya. Itu terlihat dari raut mukanya yang selalu berseri, bersemangat melayani pembeli.
Hal tersebut tidak saya temui pada ibu nasi kuning.
Saat Anda mencintai pekerjaan Anda,
saat Anda menjadikan pekerjaan sebagai "hobi",
maka penghasilan besar atau kecil,
lelah atau tidak,
pegawai atau wiraswasta,
tidak akan menjadi masalah.
Anda akan selalu menikmatinya.
Pekerjaan paling enak di dunia ini adalah pekerjaan yang dinikmati sebagai hobi.
Cintailah pekerjaan Anda, lakukanlah seperti Anda sedang "bermain" untuk kesenangan.
Dan rasakan, Anda akan rindu untuk terus bekerja setiap hari. (LBP)
Salam anget
Thursday, March 1, 2012
Siapa Pembawa Sial?
"Ada kepercayaan bahwa sesuatu atau seseorang itu membawa sial. Sebenarnya pernyataan tersebut benar atau tidak?"
Saya pernah mempunyai klien wanita berumur tiga puluhan,
single, belum menikah, dan tidak punya pacar.
Dia datang kepada saya dengan kegundahan dan keluhan
bahwa kondisinya yang jauh jodoh ini akibat sial dilangkahi menikah oleh adik-adiknya.
Maksud kedatangannya menemui saya adalah meminta bantuan untuk menghilangkan sialnya.
Saya tegaskan padanya, saya bukan dukun atau paranormal. Tapi saya akan mencoba membantunya.
Setelah setengah jam kami berbincang, sharing,
saya suruh dia untuk duduk tenang dan mulailah saya melakukan "ritual".
Sederhana, saya hanya mengarahkan telapak tangan ke arahnya beberapa menit dan berdoa.
Lalu selesai.
Pulanglah dia dengan bekal-bekal saran dari saya.
Beberapa bulan kemudian, saya mendapat telepon darinya bahwa dia akan segera melangsungkan pernikahan.
Berpuluh-puluh kali ucapan terima kasih terucap dari mulutnya.
Saya tersenyum, senang bisa membantu orang.
Apakah saya seorang paranormal? Tentu saja bukan.
Apakah saya punya kekuatan membuang sial? Tidak.
Apakah saya telah membersihkan Sial si wanita?
Yang saya lakukan saat itu tidak lebih dari sekedar memberikan sugesti dan motivasi agar lebih optimis dalam menghadapi hidup.
Lalu kemana hilangnya si Sial tersebut? Tidak hilang kemana-mana, sial itu tidak pernah ada.
Sial atau tidak itu tergantung dari sudut pandang mana Anda melihat.
Sial itu datangnya dari pikiran, ada bila Anda menciptakannya.
Saat Anda memandang hidup itu indah dan selalu bersyukur, maka tidak ada kata sial.
Yang ada hanyalah keberuntungan, meski itu pahit sekalipun. (LBP)
Salam anget.
Saya pernah mempunyai klien wanita berumur tiga puluhan,
single, belum menikah, dan tidak punya pacar.
Dia datang kepada saya dengan kegundahan dan keluhan
bahwa kondisinya yang jauh jodoh ini akibat sial dilangkahi menikah oleh adik-adiknya.
Maksud kedatangannya menemui saya adalah meminta bantuan untuk menghilangkan sialnya.
Saya tegaskan padanya, saya bukan dukun atau paranormal. Tapi saya akan mencoba membantunya.
Setelah setengah jam kami berbincang, sharing,
saya suruh dia untuk duduk tenang dan mulailah saya melakukan "ritual".
Sederhana, saya hanya mengarahkan telapak tangan ke arahnya beberapa menit dan berdoa.
Lalu selesai.
Pulanglah dia dengan bekal-bekal saran dari saya.
Beberapa bulan kemudian, saya mendapat telepon darinya bahwa dia akan segera melangsungkan pernikahan.
Berpuluh-puluh kali ucapan terima kasih terucap dari mulutnya.
Saya tersenyum, senang bisa membantu orang.
Apakah saya seorang paranormal? Tentu saja bukan.
Apakah saya punya kekuatan membuang sial? Tidak.
Apakah saya telah membersihkan Sial si wanita?
Yang saya lakukan saat itu tidak lebih dari sekedar memberikan sugesti dan motivasi agar lebih optimis dalam menghadapi hidup.
Lalu kemana hilangnya si Sial tersebut? Tidak hilang kemana-mana, sial itu tidak pernah ada.
Sial atau tidak itu tergantung dari sudut pandang mana Anda melihat.
Sial itu datangnya dari pikiran, ada bila Anda menciptakannya.
Saat Anda memandang hidup itu indah dan selalu bersyukur, maka tidak ada kata sial.
Yang ada hanyalah keberuntungan, meski itu pahit sekalipun. (LBP)
Salam anget.












