Tarot versi Gilded

maka blog ini diberi judul tarot & art. The Gilded Tarot is a digitally drawn and visually sumptous Rider-Waite style tarot from the talented Ciro Marchetti. The 78 card deck is available from Llewellyn as well as in a handmade edition.

Rider-Waite Tarot

The Rider-Waite Tarot is a classic Tarot deck, perhaps the most well-known in the Western world. It is often called the first modern Tarot deck, as the cards drawn by Pamela Colman-Smith and commissioned by Waite were the first to use detailed pictures on the minor arcana cards

A Night Watch

Rembrandt van Rijn

Seni Meracik minuman keras

Para Bartender wanita sedang beradu keahlian meramu koktail

Di Lorong Ku Menatap

Yang ini jelas foto profil saya to

Tuesday, July 15, 2014

Konflik Palestina Ditinjau dari Sejarah I

Tak ada satupun bangsa di dunia ini yang punya sejarah unik seperti Israel karena banyak nabi lahir di Israel hingga bangsa ini dijuluki bangsa pilihan Tuhan. Tapi bangsa ini kerap dijajah oleh bangsa lain, jadi korban diskriminasi, dikucilkan, diusir hingga dimusnahkan. Bahkan konflik yang terjadi di Palestina, sebagian besar masyarakat didunia  cenderung mengutuk Israel dan membela Palestina.

Melihat fakta itu, pernahkah kita mencoba menelusuri sejarah awal konflik tersebut? mungkin jika dilihat dari sisi sejarah akan terungkap apa yang sebenarnya terjadi di Palestina. Sebelum membahas konflik Israel dan Palestina ada baiknya melihat sekilas sejarah masa lalu kedua bangsa itu.

Sejarah Singkat Israel, Judah dan Yahudi 

Nabi Ibrahim punya 2 istri yaitu Hagar dan Sarah. Dari Hagar punya anak Ismail dan keturunan nabi Ismail inilah yang tinggal dan menyebar di Arab sementara dari Sarah punya anak yaitu Ishak yang punya anak Jakob dan Esau. Nabi Jacob (Yakub) punya 12 anak yaitu: Reuben, Simeon, Levi, Judah, Dan, Naptali, Gad, Asher, Issachar, Zebulon, Joseph (nabi Yusuf) dan Benyamin, mereka inilah 12 suku yang menjadi nenek moyang bangsa Israel.


12 keturunan nabi Yakub sumber www. catholic.resources.org

Pada tahun 1050 SM (sebelum Masehi) 12 suku itu beserta seluruh keturunanya berkembang biak diwilayah Canaan (yang sekarang dikenal sebagai Palestina) sehingga menjadi bangsa yang kuat dan membangun kerajaan Israel. Raja pertama kerajaan Israel adalah Saul yang berasal dari suku Benyamin. Kejayaan kerajaan Israel berlanjut hingga masa Daud dan Sulaiman (keduanya raja sekaligus nabi).

Ketika  Sulaiman wafat mulailah terjadi perpecahan diantara ke 12 suku tersebut karena sebagian tidak setuju dengan pengganti Sulaiman. Akhirnya kerajaan Israel raya terpecah jadi 2 yaitu kerajaan Judah disebelah selatan dengan ibukotanya Jerusalem dan disebelah utara kerajaan Israel. 2 suku yaitu Judah dan Benyamin pro kerajaan Judah dan 10 suku pro kerajaan Israel. Keturunan dari suku Judah dan Benyamin ini menjadi bangsa Judah atau Yehuda (Yahudi).

Pada tahun 722 SM bangsa Assiria menyerang kerajaan Israel bangsa Israel dibantai dan sebagian lagi keluar dari Israel hingga musnahlah 10 suku yang dulu pro kerajaan Israel. 10 suku Israel yang berhasil selamat hingga saat ini keberadaannya masih menjadi misteri. Sementara kerajaan Judah mampu bertahan dari serangan itu hingga 135 tahun lamanya sampai suatu saat Babilonia menyerang kerajaan itu pada tahun 586 SM dan mengusir bangsa Yahudi keluar dari Jerusalem.

Sekitar tahun 515 SM dimasa pemerintahan Raja Persia, Cyrus dan Darius bangsa Yahudi diizinkan kembali ke Jerusalem. Selama 200 tahun bangsa Yahudi membangun kembali Jerusalem. Pada tahun 333 SM, Alexander The Great menjajah Palestina dan Meacedonia tapi bangsa Yahudi dibiarkan hidup damai di wilayah itu.

13536495091383626483
Kerajaan Israel terpecah jadi 2 yaitu Israel dan Judah foto www.faculty.cataba.edu

Pada Tahun 165 SM bangsa Yahudi dibawah pimpinan Judah Maccabee melakukan revolusi yang dikenal dengan sebutan Maccabean Revolt yang berakhir sukses ditahun 163 SM. Untuk pertama kalinya setelah berabad-abad dijajah bangsa lain, bangsa Yahudi mengenyam kemerdekaan dan membangun kembali Israel. Pada saat itu wilayah Israel jauh lebih besar dari negara Israel saat ini. Mereka menguasai wilayah yang saat ini dikenal dengan nama dataran tinggi Golan, Gaza dan West Bank,wilayah yang menjadi konflik utama Israel dan Arab. Sejarah lengkap lihat disini ► Maccabees

Setelah 100 tahun merdeka, Israel dikuasai oleh kerajaan Romawi lalu oleh Bizantium, Arab, Otoman Turki dan Inggris Raya. Hingga akhirnya tahun 1948 bangsa Yahudi memproklamirkan kemerdekaan dan mendirikan negara Israel.

Sejarah Singkat Palestina

Palestina berasal dari terjemahan bahasa Hebrew Pelesheth atau dalam bahasa Yunani disebut Philistine bangsa Romawi menyebutnya Palastina. Kata itu ditemukan dalam catatan filsuf Yunani bernama Herodotus pada tahun 450SM. Philistine adalah area yang terbentang disebelah selatan Canaan berbatasan dengan lautan Aegean dan kepulauan Yunani.  Wilayah didekat Gaza dulu bernama Philistia atau rumah para Philistine.

Bangsa Philistine asli adalah para pelaut Eropa yang berasal dari Yunani. Ribuan tahun lalu ketika Israel menguasai wilayah Canaan dan sekitarnya bangsa Philistine adalah musuh bangsa Israel. Pada saat itu Philistine adalah bangsa yang kuat hingga akhirnya bisa ditaklukan oleh Daud (yang saat itu belum menjadi nabi dan raja), kekalahan Philistine terjadi ketika Daud berhasil mengalahkan Goliath yang konon bertubuh raksasa dan Goliath adalah bangsa Philistine yang berasal dari kota Gath diwilayah Philistia. Ketika Babilonia menaklukan kerajaan Israel dan menjajah Israel, suku bangsa asli Canaan dan Philistine akhirnya musnah.

13536521841327833894
Wilayah Philistia tempa bangsa Philistine foto www.faithcrc.net

Ketika kerajaan Romawi menguasai Israel, Hadrian penguasa Roma saat itu, melebur wilayah Samria, Judea, Galilea dan Idumea dalam satu propinsi yang disebut Syria Palaestina atau Palastina dan mengganti nama Jerusalem menjadi Aelia Capitolina. Hadrian mengubah nama Israel menjadi Palastina karena dia membenci bangsa Yahudi yang sering melakukan pemberontakan.

Hadrian bermaksud melenyapkan Israel dan Yahudi dari sejarah. Ketika dia mengetahui bahwa bangsa Philistine adalah musuh bangsa Israel, Hadrian sengaja memakai kata Palastina untuk menyakiti hati kaum Yahudi. Pada tahun 330-638 Kerajaan Byzantium menguasai Palastina yang pada saat itu wilayahnya jauh lebih besar dari palestina saat ini.

Pada tahun 638 kerajaan Arab menguasai Palestina selama 461 tahun. Pada tahun 1099 The Crusader menguasai Palestina tapi pada tahun 1244 Arab kembali mengambil alih Palestina selama 250 tahun. Selama total sekitar 800 tahun menguasai Palestina Arab menjadi bangsa mayoritas di Palestina disamping bangsa Yahudi.

Pada tahun 1500 kerajaan Ottoman Turki menyerang kerajaan Arab dan menguasai Palestina selama lebih dari 400 tahun, untuk pertama kali dalam sejarah bangsa Arab dan Yahudi bersama-sama menjadi korban penjajahan bangsa lain. Pada tahun 1917 Inggris mengalahkan Turki dan menguasai Palestina hingga tahun 1948.

Kesimpulan

Dari sejarah singkat Israel dan Palestina, kita mengetahui salah satu alasan kenapa bangsa Yahudi berkeras menginginkan Palestina karena bangsa itu sudah menempati Palestina sejak sekitar 3300 tahun dan bangsa Israel tidak 100% musnah masih ada 2 suku yang tersisa (Benyamin dan Judah) yang kemudian menjadi bangsa yahudi.

Ketika terjadi diaspora sebagian kecil  bangsa Yahudi tetap tinggal dan beranak pinak di Palestina sementara bangsa asli Palestina sudah lama punah dan bangsa Palestina asli bukan bangsa Arab tetapi bangsa Yunani yang menempati wilayah Philistia (Gaza). Penguasa Roma akhirnya mengubah nama Israel menjadi Palastina. (bersambung >  Konflik Palestina Ditinjau Dari Sejarah II )

*Referensi : 1, 2, 3, 4, 567 dan berbagai sumber yg tertera di  gambar dan foto

Baca Artikel lain:
Benarkah Israel Menjajah Palestina?
Dampak Penolakan Arab Terhadap Resolusi PBB 1947
Benarkah Askhenazi Bukan Yahudi Asli Keturunan Israel?



Sumber :
Ansara http://sejarah.kompasiana.com/2012/11/24/apakah-konflik-israel-dan-palestina-salah-inggris-505415.html
Share:

Konflik Palestina Ditinjau dari Sejarah 2

13536631501455598203
Pembagian wilayah di Timur Tengah antara Inggris dan Perancis Sesuai dengan Perjanjian Sykes-Picot foto www.lostislamichistory.com

Sejak tahun 1517 hingga 1917 kerajaan Ottoman Turki menguasai Arab termasuk wilayah yang saat ini menjadi Lebanon, Syria dan Palestina. Selama perang dunia ke I (1914-1918), Turki menjadi sekutu Jerman. Ketika Jerman dan Turki kalah, pada tahun 1916 kontrol atas wilayah kekuasaan kerajaan Ottoman dilimpahkan pada Inggris (British Mandate) dan Perancis (France Mandate) dibawah perjanjian Sykes-Picot Agreement, yang membagi Arab menjadi beberapa wilayah. Lebanon dan Syria dibawah kekuasaan Perancis (France mandate) sementara Irak dan Palestina termasuk wilayah yang saat ini dikenal dengan negara Jordan dibawah kekuasaan Inggris (British Mandate).

Baik bangsa Arab maupun Yahudi sama-sama berjasa pada Inggris dalam perang dunia I sehingga Inggris berhasil mengalahkan Jerman dan Turki. Setelah perang usai, pihak Arab meminta wilayah yang dulu dikuasai Turki termasuk Palestina sepenuhnya menjadi milik Arab. Tapi pihak Yahudi juga meminta pada Inggris yang dulu menjanjikan seluruh Palestina (termasuk Jordan yang dulu belum ada) untuk diserahkan pada bangsa Yahudi. Kedua pihak berkeras memiliki bukti perjanjian tentang Palestina yang dijanjikan oleh Inggris, yaitu:

Korespondensi Antara Sir Henry MacMahon dan Hussain bin Ali (Pemuka Mekah)

Ketika kerajaan Ottoman Turki masih meguasai kerajaan Arab dan Palestina, Hussain Bin Ali bekerja sama dengan Inggris untuk melakukan revolusi besar di Arab demi mengalahkan Turki. Tahun 1915 terjadilah korespondensi antara Henry MacMahon dan Hussein bin Ali seorang raja Hejaz dan pemegang kunci kota suci Mekah Hussein bin Ali dari Bani Hashim/Hashemite bagian dari suku Quraisy yang pada zaman nabi Muhammad merupakan suku terbesar dan terkuat di Arab.

Saat itu Hussein bin Ali meminta wilayah Arab termasuk Palestina untuk jadi miliknya karena dia berambisi memperluas kerajaan Hejaz (Sekarang Saudi Arabia) hingga ke Syria apalagi saat itu penguasa Syria, Faisal masih anaknya sendiri.Pada tahun 1915 Hussein bin Ali melakukan korespondensi yang membahas tentang rencana yang akan dilakukan Inggris terhadap wilayah Arab yang dulu dikuasai oleh Ottoman Turki. 

Ternyata interpretasi Hussein bin Ali dan Henry macMahon atas janji pemerintah Inggris terhadap bangsa Arab itu berbeda. Hussein mengira bahwa Palestina adalah termasuk wilayah yang akan diberikan Inggris kepada Arab. Tapi pemerintah Inggris menyangkal dan menyatakan bahwa semua wilayah yang akan dikembalikan tidak termasuk Palestina. Dalam perjanjian itu disebutkan bahwa wilayah yang bukan murni Arab (Cannot be said to be purely Arab) tidak termasuk dalam perjanjian itu. Inggris menganggap bahwa Palestina bukan murni Arab walaupun saat itu mayoritas penduduk Palestina bangsa Arab. Hal ini membuat Arab Palestina merasa dikhianati oleh Inggris. 

Dibawah ini peta pembagian wilayah yang dijanjikan Inggris pada Arab, garis hitam menunjukan batas wilayah yang dijanjikan untuk Arab sementara warna pink adalah wilayah Palestina yang dikira HusseinBin Ali termasuk yang akan diberikan pada Arab.
13536638331303945131
Perjanjian McMahon Hussayn foto ijs.org.au

Deklarasi Balfour

Keinginan bangsa Yahudi untuk punya tanah air sendiri sudah lama terpendam, salah seorang tokoh Yahudi bernama Theodore Herzl (1860-1904) menulis cita-citanya dalam buku yang berjudul Der Judenstadt (Negara Yahudi). Sebelum mimpinya terwujud Herlz meninggal hingga akhirnya seorang ilmuwan Yahudi bernama Chaim Weizman (1874-1952) menemukan bahan peledak yang tidak banyak mengeluarkan asap. Penemuan Weizman itu sangat membantu Inggris mengalahkan Jerman di Perang dunia I. 

Sebagai balas jasa dari Inggris Sir Arthur Balfour bertanya apa yang diinginkan Weizman sebagai imbalan? Weizman saat itu menjawab dia ingin tanah air untuk bangsa Yahudi. Asalnya Balfour menawarkan Uganda untuk jadi tanah air bangsa Yahudi tapi Weizman menolak dia memilih Palestina karena ikatan sejarah yang kuat sejak ribuan tahun lalu. (Lihat disini

Akhirnya pada 2 november 1917 Arthur James Balfour yang saat itu menjabat sebagai sekretaris luar negeri Inggris mendukung pemberian negara pada bangsa Yahudi di Palestina dan terjadilah kesepakatan yang disebut deklarasi Balfour. Pada saat itu Chaim Weizman dijanjikan seluruh wilayah Palestina termasuk yang saat ini jadi Negara Jordan. Pada April 1920 Mandat untuk Palestina seluas 120.466 Km2, Lihat peta dibawah ini ▼
13536640691057615930
Wilayah untuk Yahudi Palestina Tahun 1920 foto mythsandfacts.org

Tapi pembagian itu mendapat protes keras dari bangsa Arab, mereka tidak menginginkan berdirinya Negara Israel di Palestina apalagi pada saat itu sekitar 90% penduduk Palestina adalah bangsa Arab. Mendapat tekanan yang sangat kuat akhirnya pihak inggris menawarkan pembagian wilayah menjadi 2 disebelah timur sungai Jordan menjadi milik Yahudi Palestina dan sebelah barat sungai Jordan menjadi milik Arab Palestina.

Pada saat itu tempat yang tadinya untuk bangsa Arab Palestina dinamakan Transjordan dan wilayahnya jauh lebih luas dari wilayah untuk Yahudi Palestina. Inggris memberikan 77% tanah yang tadinya dijanjikan untuk bangsa Yahudi pada Arab sedangkan bangsa Yahudi menerima 23%. Walaupun kecewa karena merasa dingkari janji oleh Inggris, tapi pihak Yahudi mengalah dan tetap menerima pembagian itu. Pada 24 Juli 1922 pembagian wilayah itu diubah, Yahudi Palestina mendapat 28.166 Km2 sedangkan Arab Palestina mendapat 92.300 Km2 Lihat peta dibawah ini ▼
13536644581056366971
Pembagian wilayah untuk Yahudi dan Arab di Palestina tahun 1922 foto mythsandfacts.org

Tapi ternyata pembagian itu tetap tidak diterima bangsa Arab mereka tetap menginginkan seluruh Palestina dibawah kekuasaan Arab. Sejak dikeluarkannya deklarasi Balfour warga Arab Palestina terus menyerang dan mengintimidasi bangsa Yahudi Palestina. Sementara bangsa Yahudi yang sudah mendapat 23% wilayah Palestina, berusaha keras mempertahankan diri. Mereka membentuk pasukan yang dikenal dengan nama Haganah dan Irgun (lebih militan). Tugas mereka adalah menjaga dan menyelamatkan Yahudi dari serangan Arab terutama dari Fedeyen (pasukan bunuh diri Arab Palestina).

Sejak tahun 1920 situasi sudah mulai memanas di Palestina  apalagi imigrasi besar-besaran bangsa Yahudi dari seluruh dunia mulai berdatangan ke Palestina. Hal itu semakin membuat bangsa Arab marah. Sehingga akhirnya tejadilah revolusi Arab di Palestina pada tahun 1936-1939. Revolusi itu gagal dan menewaskan sekitar 5 ribu orang Arab Palestina. Sementara dipihak Inggris dan Yahudi Palestina jatuh korban jiwa masing-masing sekitar 300 orang.

Akibat dari revolusi itu akhirnya Inggris dan pihak perserikatan Bangsa-bangsa mengurangi lagi jatah wilayah untuk Yahudi. Dari 23% dikurangi lagi karena wilayah itu harus dibagi dengan Arab. Sementara Transjordan yang tadinya ditujukan untuk penduduk Arab Palestina malah dibuat menjadi Negara baru yang berbentuk kerajaan yaitu Jordania yang berada dibawah pengawasan Inggris.

Sekali lagi pihak Israel menerima jatah yang diberikan oleh PBB dan pada 14 Mei 1948 bangsa Yahudi akhirnya meproklamirkan Negara Israel di Palestina. Walaupun pihak Arab Palestina gagal melakukan revolusi di Palestina, mereka tetap tidak ingin ada negara Israel di Palestina. Beberapa negara Arab bersekutu untuk menyerang Israel dan merebut Palestina.

Akhirnya terjadi perang antara Israel melawan koalisi Negara Arab (Mesir, Irak, Jordan, Sudan, Yaman, Arab Saudi, Lebanon, Liga Arab, pasukan Mujahidin). Perang itu berlangsung dari 15 Mei 1948 hingga 10 Maret 1949 dan berakhir dengan kemenangan Israel tapi perang itu merenggut ribuan korban jiwa dikedua pihak konon Israel kehilangan 1% dari populasinya saat itu. Tapi akibat perang itu ribuan penduduk Yahudi yang diusir dari Negara-negara Arab akhirnya berimigrasi ke Israel. Kekalahan pihak Arab dari Israel mengakibatkan Israel berhasil memperbesar wilayahnya dari yang diberikan PBB sebelumnya.
*Referensi : 1234567 dan berbagai sumber yg tertera di  gambar dan foto

Baca Artikel lain:
Konflik Palestina Ditinjau Dari Sejarah I
Dampak Penolakan Arab Terhadap Resolusi PBB 1947
Benarkah Askhenazi Bukan Yahudi Asli Keturunan Israel?

Dibawah ini peta pembagian wilayah Israel dan Palestina oleh PBB 1947▼

13536647791934874288
Pembagian wilayah Palestina hijau untuk Yahudi, kuning untuk Arab


 Sumber :
Ansara : http://sejarah.kompasiana.com/2012/11/23/konflik-palestina-ditinjau-dari-sejarah-ii-505472.html
Share:

Monday, July 7, 2014

Mengapa Saya Memilih Jokowi?

Anda percaya pada cinta?
Apakah Anda setuju bahwa tidak perlu alasan untuk mencintai?
Apakah Anda mencintai seseorang, begitu mencintainya sehingga ketika ditanya alasan, Anda cuma menjawab :
"Aku mencintainya karena aku cinta dia...."

So sweet ya...
Saya yakin sebagian orang pernah menncintai tanpa alasan, tanpa sebab,
cinta buta,
yang kemudian menyebabkan Anda memilihnya....

Hal yang sama terjadi pada saya, dengan versi yang sedikit berbeda.
Ada 2 pilihan capres, Prabowo dan Jokowi.
Saya yakin keduanya baik.
Saya yakin keduanya layak untuk menjadi presiden.
Masalahnya, saya tidak bisa memilih keduanya sekaligus, salah satu harus saya pilih.
Dan seperti yang Anda tahu, saya memilih Jokowi.

Mengapa saya memilih Jokowi?
Ya, karena hati kecil saya merasa yakin bahwa dia yang harus saya pilih.
Karena saya "cinta" dia, maka saya memilih dia untuk jadi pemimpin saya.
Tak peduli seberapa bagusnya Prabowo,
tak peduli seberapa gencarnya semua kampanye hitam dan negatif,
tak peduli seberapa buruknya Jokowi,
saya tetap memilihnya.
Itu adalah pilihan saya.

Anda sudah punya pilihan?
Atau baru menimbang-nimbang?
Pilihlah dengan tepat sesuai hati nurani Anda, karena hati nurani tak pernah bohong dan tertipu.
Lupakan semua kampanye, kebaikan dan keburukan kedua calon.
Pandanglah dengan nurani Anda,
rasakan ke siapa hati Anda tepat untuk berlabuh,
pilihlah dia. (LBP)

Salam anget dua jari.


Share:

Wednesday, July 2, 2014

Antara Judi Bola dan Pilpres 2014

Kebetulan musim piala dunia 2014 bersamaan dengan pilpres.
Yang paling marak di tiap pertandingan sepak bola dunia ini adalah nobar (nonton bareng) dan judi bola.
Judi bola memang paling digemari para penjudi karena mempunyai tingkat probabilitas kemenangan paling tinggi dibanding jenis judi lain.
Peluangnya adalah 50%. Ini berlaku untuk semua pertandingan dengan hanya dua peserta.
Mencari bandar judi untuk bola mudah sekali, dengan sedikit usaha, Anda akan menemukannya dimana saja.

Pilpres tahun ini punya kesamaan dengan pertandingan sepakbola,
pesertanya hanya dua orang. Maka tehnik berjudi bola bisa diterapkan di pilpres,
meskipun sampai saat ini saya belum menemukan bandar yang mau menampung para petaruh untuk pilpres.
Anda berniat memasang taruhan untuk salah satu kandidat presiden?
Misalnya Anda bertaruh satu juta untuk calon A.
Bila dia menang maka Anda pun ikut menang.
Sebaliknya bila kalah, maka Anda akan kehilangan satu juta Anda.
Nilai kemenangan atau kekalahan adalah sebesar uang taruhan Anda.
Untuk memperkecil kemungkinan kalah adalah dengan cara memilih sebaik-baiknya, memperkirakan kandidat mana yang akan menang atau tidak ikut bertaruh dan cukup hanya jadi penonton saja.

Ya, itu secara teori berjudi bila Anda memasang/tidak memasang taruhan pada judi pilpres.
Kenyataannya, Anda memasang atau tidak, tetap saja Anda ikut berjudi, dan taruhannya tidak main-main,
masa depan Anda selama 5 tahun.
Ingat, masa depan Anda, lupakan orang lain atau negara bila Anda tidak peduli.
Siapa pun yang menjadi presiden, nasib Anda pribadi menjadi taruhannya, sebesar apa pun ketidakpedulian Anda pada republik ini.
Anda memilih calon yang tidak tepat, maka selama 5 tahun kedepan hidup Anda perlahan akan menuju "kehancuran".
Atau Anda tidak peduli, golput, tidak memilih, maka Anda membiarkan kemungkinan kemenangan calon presiden yang salah.

Suka atau tidak, Anda sebagai WNKRI, pada tanggal 9 Juli 2014 nanti harus ikut andil dalam perjudian besar.
Pertimbangkan baik-baik, pedulilah,
datang ke TPS dan coblos calon yang menurut Anda tepat.
Menang kalah dalam berjudi itu biasa,
tapi untuk perjudian kali ini, Anda dan negara ini harus menang...!!
Pilih dengan tepat...(LBP)

Salam anget




Share:

Malas Mandi, Cara Memulai Sesuatu...

Satu hal yang paling malas saya lakukan,
ini merupakan kebiasaan buruk,
saya malas mandi.

Iya, saya malas mandi.
Kadang saya berpikir, seandainya saya tidak perlu melakukannya,
maka waktu saya tidak "terbuang" percuma.
Buat saya yang penting wajah dan gigi selalu bersih.
Badan? Bisalah dirapel membersihkannya.

Benarkah saya malas dan tidak suka mandi?
Ternyata tidak sepenuhnya benar.
Saya malas untuk memulai melucuti baju dan mendekat ke air.
Tapi saat saya sudah melakukannya,
saya sangat menikmati mandi.
Bagaimana percikan air membelai lembut kulit saya tiap inchinya,
begitu menyegarkan.
Saya begitu menikmati ritual mandi....

Anda punya pengalaman serupa dengan versi yang berbeda?
Ingin suatu hasil, tapi malas mengawalinya?
Memulai sesuatu seringkali tidak menyenangkan,
tapi percayalah ketika semuanya sudah berjalan,
ketidakmenyenangkanan ini akan hilang.

Yang perlu Anda lakukan adalah memulainya,
sapukan goresan pertama Anda dan biarkan lukisan itu tercipta alami,
ucapkan kata sapaan dan biarkan pembicaraan menjadi hangat,
katakan perasaan Anda dan suatu hubungan baru akan terjadi,
ketikan keyboard Anda lalu ide Anda akan mengalir begitu saja.
sunggingkan senyum dan lihatlah betapa ramahnya semua orang....
Lakukan dan mulailah. (LBP)

Salam anget.

*Sampai tulisan ini dibuat, saya masih malas mandi. Semoga tulisan saya ini bisa menjadi otosugesti agar saya semakin rajin mandi 



Share:

Panduan Menentukan Capres

Buat yang ragu dan bingung utk menentukan capres siapa yang akan dipilih nantinya, ini ada kuis bagus.
Ada pertanyaan, ada jawaban,
setelah itu Anda akan diarahkan berdasarkan jawaban Anda..

#kampanyedamai
Foto: Buat yang ragu dan bingung utk menentukan capres siapa yang akan dipilih nantinya, ini ada kuis bagus. Ada pertanyaan, ada jawaban, setelah itu Anda akan diarahkan berdasarkan jawaban Anda..  #kampanyedamai
Share:

Ini Cara Tercepat Mendapatkan Pacar


Anda seorang pria, sedang ingin mendapatkan pasangan.Seperti seorang pemburu, Anda akan mengukur dan menilai calon "mangsa" Anda.
Ada satu wanita yang nampaknya tertarik dengan Anda,
tapi rupanya ini tidak menarik minat.
Di sisi lain ada wanita yang begitu menarik,
tapi nampaknya terlalu "tinggi" buat Anda.

Ini soal kecepatan.
Kebanyakan orang akan berlama-lama untuk PDKT sebelum menyatakan perasaannya.
Tidak salah memang, tapi ini menurut saya terlalu lambat.
Kalau terlalu hati-hati, Anda bisa terjebak pada area friendzone dengannya.

Ini soal percaya diri.
Pastikan tujuan Anda adalah untuk mencari pasangan, bukan sekedar teman.
Saat Anda melihat seseorang yang menarik, langsung dekati.
Yang paling penting adalah "tunjukan padanya bahwa Anda tertarik.."
Kebiasaan gagalnya orang karena tidak percaya diri, terlalu banyak basa basi yang menjadi basi, akibatnya target tidak menangkap maksud Anda.

Konsisten pada tujuan Anda mencari pasangan.
Tidak perlu malu atau takut ditolak.
Kunci dari perburuan ini adalah menunjukan padanya bahwa Anda tertarik.
Dan setelah itu amati responnya.
Bila dia tertarik juga, lanjutkan.
Bila dia cuek atau sekedar berbasa basi, hentikan PDKT Anda sebelum Anda mendapat penolakan secara verbal.
Ada pria type playboy dan pejuang cinta yang berusaha mendapatkan cintanya meskipun tahu tidak mendapat respon.
Kalau Anda bukan pejuang cinta, tak perlu buang-buang waktu.
Hentikan PDKT, lalu cari target baru.
Jangan berlama-lama dalam ketidakpastian. (LBP)

Salam anget.



Share:

Definition List

Unordered List

Support