Tarot versi Gilded

maka blog ini diberi judul tarot & art. The Gilded Tarot is a digitally drawn and visually sumptous Rider-Waite style tarot from the talented Ciro Marchetti. The 78 card deck is available from Llewellyn as well as in a handmade edition.

Rider-Waite Tarot

The Rider-Waite Tarot is a classic Tarot deck, perhaps the most well-known in the Western world. It is often called the first modern Tarot deck, as the cards drawn by Pamela Colman-Smith and commissioned by Waite were the first to use detailed pictures on the minor arcana cards

A Night Watch

Rembrandt van Rijn

Seni Meracik minuman keras

Para Bartender wanita sedang beradu keahlian meramu koktail

Di Lorong Ku Menatap

Yang ini jelas foto profil saya to

Monday, July 18, 2016

Hal yang Pertama Kali Diperhatikan Cewek dari Cowok

Kalo cowok kan hampir 80 persen lah kalo kenalan sama cewek, abis liat muka, maka yang diperhatikan berikutnya adalah sebuah bagian di bawah leher. Nah tapi gimana kalo cewek? Dari hasil survey tanya kanan kiri, ternyata yang pertama cewek perhatikan dari cowok (selain wajah) adalah:

1. Cara Ngomong

Cewek-cewek ternyata suka sama cowok yang gaya ngomongnya teratur dan pemilihan katanya. Suara yang dalam dan berat juga jadi salah satu nilai plus. Untuk cewek-cewek metropolitan, akan jadi nilai plus kalo gak ada logat daerah yang membayangi cara kamu ngomong. Logat bule masih diterima. Beberapa menganggap cadel dan gagap sebagai penambah citarasa, biasanya bisa jadi bahan pamungkas untuk bikin cewek-cewek itu ketawa. Tapi mungkin peluang kamu untuk naik level jadi pacar akan sedikit terhambat.

2. Matanya

Ini banyak nih yang jawab. Kebanyakan menyukai mata yang sehat, gak belekan, bintitan, atau jereng. Tapi lebih banyak lagi yang menyukai mata dalam artian cara menatap. Tatapan tajam dan mengintimidasi lebih sering membuat cewek bertekuk lutut tapi tatapan teduh dan ramah juga bikin cewek pengen ngajak tidur-tiduran di pantai dengan semilir angin.

3. Kebersihan Gigi dan Kuku

Ini penting diperhatikan selain kebersihan ketek. Okelah kamu gak bau ketek misalnya, tapi gigi kamu jigong semua plus sempilan cabe dan bayam disana sini akan membuat cewek mundur tiga langkah. Jangan harap bisa berlanjut ke ciuman, baru nganga aja kamu udah digampar. Kuku juga gak usah gondrong-gondrong deh, apalagi item-item. Misalkan kamu mau membantu cewe tersebut menyebrang atau mengulurkan tangan untuk membantu dia dari jatuh, dia gak bakalan mau bersentuhan sama kamu karena kamu menjijikkan. Kuku yang baik adalah kuku yang  pendek, rapi dan bersih. Gak usah warna-warni lah apalagi bintang-bintang.

4. Dada yang Bidang

Konon badan yang kokoh dan dada yang bidang itu bikin cewek jadi pengen rebahan diatasnya. Perut gapapa gak harus enam kotak, tapi dada bidang itu semacam akan menambah lebaran senyum dan kadar ramah si cewe sama kamu. Apalagi kalo tiga hal diatas juga udah terpenuhi.

5. Selangkangan

Nah nah nah, ini banyak yang gak ngaku nih cewek-cewek kalo suka meratiin bagian yang ini juga. Tapi setelah dikulik-kulik, ternyata diam-diam mata mereka juga suka luncur kebawah untuk nyalain radar apakah ‘Accepted’ ataukah ‘Rejected’ atau malah langsung ‘Now! Now! Proceed immediately!’. Misalnya yang kayak begini :

Ini sih udah gak peduli 4 point lainnya dan langsung ke nomor 5.
Demikianlah. Gak usah khawatir kalau ternyata kamu gak punya satu pun dari kriteria diatas. Cewe-cewe masih melihat hati dan kepribadian kamu.

Share:

Wednesday, July 6, 2016

Ramadhan Terakhir

Seorang anak umur 11 tahun terbaring lemah di kasur sederhana pada sebuah rumah kontrakan kecil.
Ibunya duduk disampingnya berusaha menyuapkan makanan.
"Ayo, Nu, makanlah. Kamu harus makan biar sembuh.."
"Ndak, Ma. Ini hari terakhir ramadhan. Nunu mau puasa penuh..."
**
Badanku terasa lemah, lemah sekali.
Ya Allah, kuatkan aku untuk menyelesaikan puasa ini.
Ijinkan aku untuk mempersembahkan-Mu Ramadhan yang sempurna ya Allah,
agar aku dapat bertemu Engkau dengan kebanggaan....
Ijinkan aku untuk memenangkan puasa ini.
**
Nunu anakku, maafkan Mama yang miskin ini, Nak.
Mama tidak mampu memberikanmu kebahagiaan.
Bahkan untuk membawamu ke rumah sakit pun tak mampu.
Ya Allah sembuhkanlah anakku, kuatkanlah dia...
**
Sore berlalu.
Terdengar sayup-sayup suara adzan maghrib.
**
Ya Allah.....
Selesailah sudah semuanya.
Terima kasih atas ramadhan yang indah ini.
Terima kasih atas puasa penuhku.
Hamba tak kuat lagi ya Allah...
Terimalah hamba ya Allah....
**
"Nak...bangun, Nak.
Sudah maghrib. Ayo buka puasa.
Nunu...
Bangun, Nunu...
Kamu sudah menang. Puasamu penuh, Nu.
Bangun, Nu......"
******
Dari kejauhan, terdengar jeritan dari sebuah rumah.
Suara tangis dan teriakan seorang ibu yang kehilangan anak tunggalnya.
Seorang anak yang selama ini selalu menemaninya tanpa rewel.
Seorang anak yang karenanya dia mampu bertahan hidup dalam kemiskinan tanpa suami....
*********
Dari Allah semuanya berasal,
dan kepanya-Nya segalanya berpulang.
Selamat hari kemenangan.
Selamat lebaran.
Semoga Allah masih mengizinkan kita bertemu ramadhan tahun depan.
Salam anget


Share:

Thursday, May 26, 2016

Saya Kasih Anda Uang 100 jt. Mau???

Pagi ini saya berdebat dengan teman saya, Si B,
soal mengapa dia tidak pernah lagi pulang ke rumah keluarganya,
dan berakibat terjadi masalah yang...tentu saja terlalu panjang untuk saya jelaskan di sini.
Alasannya tidak pernah pulang adalah,
sibuk, dia harus cari tambahan pendapatan untuk keluarga intinya, tidak ada waktu, harus membagi waktu dengan keluarga besar istrinya, bla bla bla...

Satu kata dari saya :
"Bullshit..!"

Kawan sekolah saya, Si C, paling susah bila diajak berkumpul untuk reuni kecil dengan teman-teman lain yang kebetulan tinggal di Jakarta dan pinggirannya.
Alasannya jauh, tidak ada waktu, jadwal padat.
Padahal kalau mau hitung-hitungan jarak, rumah saya justru yang paling jauh di pinggiran Jakarta yang terpinggirkan.

Satu kata dari saya :
"Bullshit...!"

Bila kata "bullshit" itu saya lemparkan ke mereka-mereka, ke Anda atau bahkan ke saya sendiri, yang "sibuk",
pasti akan ada segudang pembelaan dan kisah cerita betapa benar-benar sibuknya mereka dan saya,
betapa tidak punya waktunya kami,
betapa tidak terimanya kita dituduh bullshit.

Lalu seandainya begini,
saya ajak ketemu Anda-anda yang super sibuk, penting,
karena ada titipan uang 100 juta cash yang harus diterima,
yakin masih sibuk?
yakin masih tidak ada waktu?
Anda pasti akan make the time untuk ketemu karena Anda melihat nilai dari waktu yang akan dikorbankan.
Benar?

Soo...."tidak punya waktu" adalah alasan bullshit.
Beralasan sibuk atau tidak punya waktu adalah kamuflase dari kalimat,
"Saya malas ketemu kamu."
"Saya tidak mau berkorban untuk pulang ke rumah."
"Kamu tidak penting."
"Value bertemu kamu tidak sepadan dengan cost yang saya keluarkan."
Bla bla bla bla.....

Jadi tidak usah berkecil hati ketika orang yang Anda ajak ketemu bilang tidak punya waktu.
Itu karena mereka tidak tahu NILAI yang akan dia dapat atas waktu yang akan dia korbankan.
End of story. The rest is bullshit.


Salam anget
**
terinspirasi dari Mbak Wiwik Widhiyanti, seseorang yang mensupport saya untuk jadi kaya.


Share:

Selamat Jalan Kapten Hanidin

Ada satu keluarga yang sudah lama tidak saya kunjungi,
bertahun tahun lamanya.
Keluarga teman yang bapak dan ibunya sudah menganggap saya bagai anak sendiri.

Dari waktu ke waktu, teman saya sering menyampaikan pesan dari orang tuanya,
"Eh, kamu ditanyain papa tuh, apa kabarnya sekarang.."
"Mama nanya kok kamu ga pernah main ke rumah?"
"Lebaran ini mampir ga? Bokap nyokap lama ga liat kamu.."


Dari waktu ke waktu pula,
selalu saja ada alasan saya untuk tidak datang,
selalu saja ada penyebab yang membuat saya berhalangan berkunjung ke rumah mereka.
Seminggu lalu saya sudah berencana berkunjung,
kangen sowan.

Dan benar, hari ini mengunjungi mereka dalam suasana sedih,
dalam keadaan duka cita,
ayah teman saya meninggal dunia......
Yang tertinggal adalah penyesalan,
saya belum sempat sungkem,
belum sempat silaturahmi,
belum sempat mohon maaf atas kesalahan di masa lalu.

Suatu pelajaran buat saya,
agar tidak menunda pekerjaan,
agar tidak menunda sesuatu yang perlu atau harus saya lakukan.
Selalu ada kata terlambat,
atas suatu penundaan.

**
Selamat jalan om,
bapak,
papa,
Kapten Hanidin...
Engkau adalah orang tua yang luar biasa.
Sudah usai tugasmu di dunia.
Anak-anakmu sarjana semua,
telah menikah,
dan sukses sebagai pribadi yang baik.
Mohon maaf sebesarnya...
Kalau saja saya lebih awal datang,
mungkin masih sempat ketemu.
Terima kasih sudah pernah menerimaku dan menganggap sebagai anak....


Lenteng Agung, Minggu 22 Mei 2016


Share:

Monday, May 16, 2016

Apa Yang Harus Anda Lakukan Bila Punya Hutang??

Kalau kita buat tingkatan dalam hubungan bersosialisasi,
maka akan ada level hubungan sebagai berikut :
1. Orang sangat dekat
Misalnya : saudara baik, keluarga, sahabat, teman yang diperacaya, pacar, mantan, suami, istri.
2. Orang dekat
Misalnya : teman nongkrong, teman sehoby, orang yang terhubung karena ikatan darah tapi jarang berinteraksi.
3. Sekedar kenal
Misalnya : Anda kenal dia, dia kenal Anda. Selesai
4. Orang asing
Yang pasti kalian tidak saling mengenal.

Mari kita sepakati bersama dulu,
bila Anda butuh uang, kepada siapa Anda akan meminjam?
Tentunya pada orang terdekat dong.
Orang di level 1,
seseorang yang dipercaya untuk tahu "aib" Anda soal kebutuhan akan uang.
Setuju?

Apakah mungkin meminjam pada orang yang tidak dekat
atau orang yang baru kenal
atau orang yang jarang berkomunikasi
di level 2, 3 atau bahkan 4?

Mungkin saja, dengan 2 alasan :
- tidak punya "seseorang yang dekat" di level 1.
- punya niat menipu.

Lalu bila ada orang yang meminjam uang,
kemudian menghilang,
tidak ada kabar,
lebih galak saat ditagih,
bohong,
pura-pura lupa,
(mari kita kesampingkan kasus tidak mampu membayar tapi tetap beritikad baik)
tidak mau bayar utangnya,
dan tindakan lain yang menyakiti si pemberi pinjaman,
maka orang macam ini berada dimana hati nuraninya?

Ketika ada orang yang meminjamkan uang kepada Anda,
artinya Anda berhutang 2 hal, yaitu uang dan budi.
Uang senilai dengan jumlah pinjaman.
Budi adalah sebegitu baiknya dia untuk percaya dan membantu dengan memberikan pinjaman.
Percayalah,
orang yang kabur dari hutangnya, saat ini dia sedang berkumpul/bersosialisasi dengan orang yang bukan sahabatnya di level 2 sampai 4,
dia tidak punya "TEMAN".
Kenapa? karena orang tersebut tidak sedang bermasalah meminjamkan uang sehingga tidak perlu dihindari.
Kalau pun, katanya, dia sedang bersama sahabat sejatinya, maka sang sahabat itu sejatinya adalah "calon korban" baru.

Seandainya,
Anda sedang didekati orang yang punya masalah hutang piutang dan menghilang dari kreditornya,
Anda bisa jadi orang level 1 nya yang akan menjadi "korban" berikutnya,
atau bisa saja Anda adalah orang level 2 atau 3 nya yang juga, mungkin, akan jadi "korban"nya atau hanya jadi teman killing time,
maka hati-hati.
Jauhi dia untuk keamanan Anda sekaligus memberinya pelajaran agar bertanggung jawab dan tidak menyia-nyiakan teman level 1 nya.

Seandainya,
Anda dimintai pinjaman untuk orang tersebut membayar pinjaman kepada orang lain demi pelunasan janjinya,
maka berilah dia pinjaman bila Anda mampu.
Karena sesungguhnya orang tersebut berintegritas, bertanggung jawab terhadap hutangnya.

Seandainya,
Anda dalam posisi punya hutang,
jatuh tempo dalam membayar tapi Anda tidak punya uang,
maka akuilah ketidakmampuan Anda pada kreditur,
dan minta tenggat tempo.
Bila ternyata kreditur Anda tidak bersedia memberi tenggat waktu,
maka pinjamlah dari orang lain lagi untuk melunasinya.
Gali lubang tutup lubang?
Betul.
Tapi ini jauh lebih baik daripada Anda kehilangan kepercayaan dan teman level 1 yang sangat berharga.

Jangan menghilang..!!!
Jangan pura-pura lupa...!!!
Jangan berbohong...!!
Jangan marah bila ditagih dan sok galak,
bila Anda lakukan itu, Anda tak lebih dari pecundang yang tak tahu diri,
karena sesungguhnya Anda berada di posisi lemah, kalah, dan bersalah,
Anda tidak punya hak untuk marah atau galak saat ditagih hutang...!!!!
Anda tersinggung dengan cara kreditur dalam menagih hutang?
Oke,
lunasi dulu hutang Anda,
baru setelah itu anda baru punya HAK untuk marah dan tersinggung.

Hutang adalah hutang.
Selamanya akan tetap hutang sebelum Anda melunasinya.
Bahkan sampai Anda berada di dunia lain,
hutang itu tetap ada selama sang kreditur tidak menganggapnya lunas.
Uang arisan yang belum Anda setor,
uang titipan untuk orang lain yang Anda "pakai dulu",
hak orang yang belum Anda bayar,
semua itu juga termasuk HUTANG.
Anda berhutang, kalau tidak mau disebut mencuri.


Salam bertanggung jawab
Salam tidak kabur
Salam anget


Share:

Tuesday, May 10, 2016

Cara Move On

Kadang-kadang satu-satunya cara untuk terus maju adalah
mengingat beberapa hal di masa lalumu yang menghalangi jalan.
Masa lalu harus diterima,
tidak peduli seberapa menakutkannya.

Karena setelah kita menerimanya,
maka akan terlihat...
bahwa kita dapat pergi jauh dari yang dapat terbayangkan.


Share:

Monday, May 2, 2016

Ada Apa Dengan Cinta? 2 AADC?2 : Kisah Cinta, Nostalgia, Selingkuh?

Setelah 14 th, akhirnya sekuel AADC? tayang juga. Para penonton film pertamanya mayoritas adalah "anak-anak muda",
kalau tidak mau dibilang ABG.
Ada juga sih yang agak-agak tua (lebih enak kalau disebut dewasa).
Berarti setelah 14 th, rata-rata penonton film pertama itu sekarang sudah berusia di atas 30 th.


Film ini meledak. Laris manis di hari pertama tayang, hampir di semua kota.
Dan sampai hari ini pun, katanya, antrian tiketnya masih panjang.
Orang rindu dengan kisah asmara antara Rangga dan Cinta.
Mungkin untuk angkatan lebih tua (di atas 50 th) bisa disejajarkan dengan kisah asmara Galih dan Ratna.
Orang penasaran dengan penantian Cinta akan cintanya yang merantau ke luar negri.
Di film AADC? 2 terjawablah kerinduannya. Rangga akhirnya bertemu dengan Cinta lagi.

Penonton terhipnotis dengan 2 tokoh ini sentral, sedangkan tokoh lain tidak penting, mereka hanya menjadi bumbu.
Tak terpikirkan bagaiman kisah Tian, tunangan Cinta, bagaimana perasaannya ketika kekasihnya "dicuri" oleh mantan semasa SMA.
Tidak penting, benar-benar tidak penting.
Ini kan cerita fiksi, fokusnya Rangga dan Cinta. Yang lain biarlah jadi pemanis.

Bayangkan,
bila ini kisah nyata Anda sendiri.
Kekasih, gebetan, suami, istri, atau tunangan Anda,
bertemu dengan mantan yang pernah berarti di masa lalunya,
bagaimana perasaan Anda?
Tidak suka dan melarang mereka bertemu?
Berbesar hati membiarkan mereka bereuni dengan resiko terjadi perselingkuhan atau malah sang kekasih meninggalkan Anda?

Kekasih itu seperti pasir, semakin erat Anda menggenggam, semakin berserak dia.
Semakin keras Anda mengekang, pemberontakan sangat mungkin terjadi.
Semakin longgar Anda melepas, perselingkuhan menjadi resiko terbesar.

Tidak ada yang abadi di dunia ini. Semua berujung dengan perpisahan.
Suatu hubungan atas nama cinta, selalu terjadi dua arah.
Jika mencintainya, biarkanlah dia untuk membalas cinta Anda.
Jika mencintainya, biarkanlah juga dia untuk memilih antara Anda dan orang lain.

Semakin takut kehilangan seseorang, semakin mudah orang tersebut pergi.
Dan seandainya dia benar-benar pergi,
artinya memang dia bukan untuk Anda,
artinya dia tidak mencintai Anda.
Let it go...

"Bila kau cinta aku, tinggalah bersamaku.
Bila kau lebih cinta dia, maka pergilah"

Salam anget


**beralun lagu Iwan Fals, Antara Aku Kau dan Bekas Pacarmu



Share:

Definition List

Unordered List

Support